PENGERTIAN DAN KONSEP KERJA NTP
Network Time Protocol (NTP) merupakan sebuah mekanisme atau
protokol yang digunakan untuk melakukan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu
dalam sebuah sistem komputer dan jaringan. Proses sinkronisasi ini dilakukan di
dalam jalur komunikasi data yang biasanya menggunakan protokol komunikasi
TCP/IP. Sehingga proses ini sendiri dapat dilihat sebagai proses komunikasi
data biasa yang hanya melakukan pertukaran paket-paket data saja.
NTP menggunakan port komunikasi UDP nomor 123. Protokol ini
memang didesain untuk dapat bekerja dengan baik meskipun media komunikasinya
bervariasi, mulai dari yang waktu latensinya tinggi hingga yang rendah, mulai
dari media kabel sampai dengan media udara. Protokol ini memungkinkan
perangkat-perangkat komputer Anda untuk tetap dapat melakukan sinkronisasi
waktu dengan sangat tepat dalam berbagai media tersebut.
PRINSIP KERJA NTP
NTP bekerja dengan menggunakan algoritma Marzullo dengan
menggunakan referensi skala waktu UTC. Sebuah jaringan NTP biasanya mendapatkan
perhitungan waktunya dari sumber waktu yang terpercaya seperti misalnya radio
clock atau atomic clock yang terhubung dengan sebuah time server. Kemudian
jaringan NTP ini akan mendistribusikan perhitungan waktu akurat ini ke dalam
jaringan lain.
Sebuah NTP client akan melakukan sinkronisasi dengan NTP
server dalam sebuah interval pooling yang biasanya berkisar antara 64 sampai
1024 detik. Namun, waktu sinkronisasi ini biasa berubah secara dramatis
bergantung kepada kondisi dan keadaan jaringan yang akan digunakannya.
NTP menggunakan sistem hirarki dalam bekerja dan melakukan
sinkronisasinya. Sistem hirarki ini menggunakan istilah Clock stratum atau
strata untuk menggambarkan tingkatan-tingkatannya. Di mana clock strata tingkat
pertama merupakan perangkat komputer yang melakukan sinkronisasi dengan
penghitung waktu eksternal seperti misalnya GPS clock, atomic clock atau radio
clock yang sangat akurat. Perangkat berstatus stratum 2 merupakan perangkat
yang dikirimi perhitungan waktu oleh stratum 1 secara langsung dengan
menggunakan protokol NTP. Begitu seterusnya sistem hirarki berjalan.
Parameter kedua, NTP akan melakukan proses komparasi
terhadap beberapa perhitungan waktu dari beberapa server. Sebuah perangkat NTP
yang memiliki pencatatan waktu yang paling berbeda dengan yang lainnya pasti
akan dihindari oleh perangkat-perangkat lainnya, meskipun nilai stratumnya
paling rendah daripada mesin yang lain.
NTP versi 4 biasanya dapat menjaga ketepatan waktu hingga 10
millisecond 1/100 detik dalam media komunikasi publik atau Internet. Di dalam
jaringan lokal yang kondisinya ideal, NTP dapat menjaga ketepatan
perhitungannya hingga 20 microsecond atau 1/5000 detik.
Timestamp atau pencatatan waktu yang digunakan oleh protokol
NTP adalah sepanjang 64-bit yang terdiri dari 32-bit pertama untuk perhitungan
detik, dan 32-bit berikutnya untuk perhitungan pecahan dari satuan detik. Dari
spesifikasi ini, maka NTP akan memiliki skala waktu sebesar 2/32 detik atau
sebesar 136 tahun dengan berdasarkan perhitungan menggunakan teori resolusi 2
-32 detik (sekitar 0.233 nanosecond).
Meskipun perhitungan waktu NTP akan kembali berulang ketika
sudah mencapai 2 32 , implementasinya dibuat sedemikian rupa sehingga waktu NTP
tidak akan terganggu dengan programprogram penyesuai waktu lainnya. Lagi pula
fasilitas NTP pada perangkat-perangkat komputer juga paling lama digunakan
selama beberapa decade saja, jadi jika berjalan dengan baik maka aplikasi NTP
tidak akan mengalami masalah berarti

No comments:
Post a Comment