Kaidah / Ciri kebahasaan Teks Berita – B. Indonesia SMA SMK
Teks berita di tandai dengan Ciri kebahasaan Berikut :
a. Menggunakan kalimat singkat dan padat untuk informasi yang tertuang pada judul (Headline).
b. Menggunakan kata kerja aksi, yaitu kata kerja yang mengacu pada kegiatan yang tampak, seprti : meminta, menerima, melanda, merelakan, dll. Dalam menulis judul, imbuhan me- pada kata kerja aksi ini sering dihilangkan. (meminta menjadi minta, menerima menjadi terima)
c. Menggunakan kata kerja berisi pertanyaan (saying Verb) seperti : memberitakan/diberitakan, melaporkan/dilaporkan, dll
d. Menggunakan kata keterangn (adverb) : seperti dilaksanakan dengan baik, secara hati-hati, hanya, agak, amat, dll
e. Menggunakan kata/kalimat menarik. Dapat membangkitkan rasa ingin tahu pembaca.
f. Menggunakan bahasa yang populis, dapat dimengerti semua kalangan dan tingkatan membaca.
g. Menggunakan kalimat yang logis. (masuk akal) tidak bertentangan dengan akal.
h. Menggunakan bahasa yang baku.
i. Menggunakan kaidah etika, yaitu tidak menggunakan kata/kalimat yang jorok/porno, vulgar, hujata, sumpah-serapah, dsb.
j. Tidak banyak menggunakan kata-kata teknis. Bahasa berita harus sederhana, mudah dipahami, ringan dibaca, tidak membuat pusing.
k. Dlam teks berita sering pula dimunculkan beragam istilah baik, yang berasal dari bahasa asing maupun bahasa daerah misalnya :smile line, outbond, computer basic test (CBT), banget sungkem.
Teks berita di tandai dengan Ciri kebahasaan Berikut :
a. Menggunakan kalimat singkat dan padat untuk informasi yang tertuang pada judul (Headline).
b. Menggunakan kata kerja aksi, yaitu kata kerja yang mengacu pada kegiatan yang tampak, seprti : meminta, menerima, melanda, merelakan, dll. Dalam menulis judul, imbuhan me- pada kata kerja aksi ini sering dihilangkan. (meminta menjadi minta, menerima menjadi terima)
c. Menggunakan kata kerja berisi pertanyaan (saying Verb) seperti : memberitakan/diberitakan, melaporkan/dilaporkan, dll
d. Menggunakan kata keterangn (adverb) : seperti dilaksanakan dengan baik, secara hati-hati, hanya, agak, amat, dll
e. Menggunakan kata/kalimat menarik. Dapat membangkitkan rasa ingin tahu pembaca.
f. Menggunakan bahasa yang populis, dapat dimengerti semua kalangan dan tingkatan membaca.
g. Menggunakan kalimat yang logis. (masuk akal) tidak bertentangan dengan akal.
h. Menggunakan bahasa yang baku.
i. Menggunakan kaidah etika, yaitu tidak menggunakan kata/kalimat yang jorok/porno, vulgar, hujata, sumpah-serapah, dsb.
j. Tidak banyak menggunakan kata-kata teknis. Bahasa berita harus sederhana, mudah dipahami, ringan dibaca, tidak membuat pusing.
k. Dlam teks berita sering pula dimunculkan beragam istilah baik, yang berasal dari bahasa asing maupun bahasa daerah misalnya :smile line, outbond, computer basic test (CBT), banget sungkem.
No comments:
Post a Comment