KB 1 hakikat membaca
-Membaca merupakan perubahan lambang visual menjadi lambang bunyi
-Membaca merupakan proses decoding (proses pembacaan sandi)
-Proses merekonstruksi makna dari bahan bahan cetak
-Proses rekonstruksi makna melalui interaksi yang dinamis antara pengetahuan siap pembaca, informasi yang tersaji dalam bahasa tulis dan konteks bacaan
Kemampuan melek huruf dan melek wacana
-Melek huruf : kemampuan mengenali lambang lambang bunyi bahasa dan dapat melafalkannya dengan benar.
-Melek wacana : kemampuan mengenali, memahami, dan memetik makna/maksud dari lambang-lambang yang tersaji dalam bahasa tulis itu dalam artian yang sesungguhnya.
-Membaca merupakan perubahan lambang visual menjadi lambang bunyi
-Membaca merupakan proses decoding (proses pembacaan sandi)
-Proses merekonstruksi makna dari bahan bahan cetak
-Proses rekonstruksi makna melalui interaksi yang dinamis antara pengetahuan siap pembaca, informasi yang tersaji dalam bahasa tulis dan konteks bacaan
Kemampuan melek huruf dan melek wacana
-Melek huruf : kemampuan mengenali lambang lambang bunyi bahasa dan dapat melafalkannya dengan benar.
-Melek wacana : kemampuan mengenali, memahami, dan memetik makna/maksud dari lambang-lambang yang tersaji dalam bahasa tulis itu dalam artian yang sesungguhnya.
Tingkatan tingkatan membaca MEMBACA INTENSIF DAN EKSTENSIF
- Membaca intensif : kegiatan membaca yang dilakukan secara cermat untuk memperoleh pemahaman terhadap teks bacaan secara tepat dan akurat
- Menurut Tarigan membaca intensif adalah studi seksama, telaah teliti, dan penanganan terperinci yang dilaksanakan di dalam kelas terhadap tugas tugas pendek
Tingkatan pemahaman dalam membaca intensif
> Pemahaman literal : keterampilan menemukan makna kata dan kalimat dalam konteks secara langsung
> Interpretasi : pemahaman yang melibatkan keterampilan berpikir yang diperlukan pembaca untuk mengidentifikasi gagasan dan makna yang tidak secara eksplisit dinyatakan dalam teks.
> Pemahaman kritis : keterampilan membaca yang dimiliki oleh pembaca yang tidak hanya mampu memaknai bacaan secara literal dan menginterpretasinya namun pembaca itupun mamou menilai secara kritis apa yang dibacanya.
> Pemahaman kreatif: mampu menerapkan gagasan-gagasan yang ada pada teks atau bacaan ke situasi baru. Secara kreatif menciptakan sesuatu yang baru berdasarkan gagasan-gagasan yang ada dalam teks
Teknik membaca pemahaman
- Teknik SQ3R(Survei, question, read, recite, review)
- Teknik KWLH (Know, want, learn, How)
- Teknik Catu (Cari, Tulis kembali, Uji)
Membaca ekstensif
-Membaca secara komprehensif dengan cakupan bahan bacaan yang lebih luas. Kepentingannya bukan untuk pendalaman informasi melainkan untuk perluasan informasi.
Teknik membaca ekstensif
-Survei Reading (membaca survei)
-Skimming (membaca sekilas)
-Superficial reading (membaca dangkal)
Sumber : Doc. Pribadi . Write by Pak Sigit .
No comments:
Post a Comment