KEPEMIMPINAN STRATEGIS
1. Pengertian Kepemimpinan Strategis
Kepemimpinan strategis dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengantisipasi , melihat masa depan, menjaga fleksibelitas, berpikir strategis, bekerja dengan orang lain, dan untuk memulai perubahan yang mendorong organisasi mempunyai daya saing.
2. Tingkat Kepemimpinan
1. Pengertian Kepemimpinan Strategis
Kepemimpinan strategis dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengantisipasi , melihat masa depan, menjaga fleksibelitas, berpikir strategis, bekerja dengan orang lain, dan untuk memulai perubahan yang mendorong organisasi mempunyai daya saing.
2. Tingkat Kepemimpinan
Pimpinan strategis bisa di analogikan
sebagai jendral dalam bahasa militer. Cakupan pimpinan strategis lebih luas, yaitu organisasi secara
keseluruhan. Pimpinan oprasional merupakan pemimpin salah satu bagian dalam
organisasi. Pemimpin kelompokmemimpin kelompok yang terdiri atas sejumlah
individu.
3. Mengapa Kepemimpinan Strategis Diperlukan
Alasan mengapa kepemimpinan stra tegis diperlukan :
a. Tingkat perubahan lebih cepat
Tingkat perubahan lingkungan saat ini menjadi semakin cepat dari tahun ke tahun. Reaksi pesaing semakin cepat. Siklus produk menjadi semakin pendek.
b. Ketidakpastian semakin tinggi
Karena perubahan yang sangat cepat, ketidakpastian akan semakin tinggi. Perencanaan dan peramalan jangka panjang akan semakin sulit.
c. Tingkat ambigu yang semakin tinggi
Permasalahan dengan tingkat ambiguitas yang semakin tinggi memerlukan pertimbangan yang semakin mendalam. Permasalahan tersebut tidak bisa di pecahkan dengan SOP yang biasa.
d. Permasalahan yang semakin kompleks
Permasalahan yang dihadapi perusahaan tampaknya semakin kompleks dari waktu ke waktu. Informasi semakin banyak. Dampak dari suatu keputusan terhadap bidang lain akan semakin besar. Hal tersebut menunjukan tingkat ketergantungan atau keterkaitan yang semakin tinggi antar bidang.
4. Karakteristik dari Kepemimpinan Strategis
a. Cakupan yang luas
Cakupan kepemimpinan strategis melampaui unit fungsional atauunit bisnis tertentu. Kepemimpinan strategis mencakuo organisasi secara keseluruhan.
b. Dampak yang lebih lama
Kepemimpinan strategis mempunyai prespekifatau pandangan jangka panjang. Keputusan-keputusan yang akan diambil oleh pemimpin stategis mempunyai dampak yang lebih lama.
c. Seringkali menyebabkan perubahan yang signifikan
Sebagai contoh, suatu perusahaan memutuskan melakukan marger (penggabungan) dengan perusahaan lain. Marger tersebut akanmengakibatkan perubahan organisasional yang sangat signifikan. Kepemimpinan organisasional memutuskan untuk meluncurkan sistem kompensasi yang baru.
B. FUNGSI DARI KEPEMIMPINAN STRATEGIS
1. Perencanaan
Pimpinan strategis perlu mendesaindan membentuk organisasi yang di inginkan agar visi dan misi organisasi tercapai.
Langkah-langkah kepemimpinan strategis
a. Analis kondisi saat ini
Di tahap ini manajer melakukan evaluasi diri, meliputi evaluasi kondisi perusahaan dan lingkungannya. Manajer akan bertanya-tanya apa yang dikerjakan oleh perusahaan saat ini. Manajer akan bertanya-tanya kondisi industri tempat perusahaan beroprasi.
b. Perumusan visi dan misi
Visi menggambarkan posisi perusahaan di masa mendatang, misi menggabarkan apa yang dilakukan oleh perusahaan.
c. Mengidentifikasi driver strategic kunci
Driver strategic adalah variabel yang berdampak paling besar terhadap daya saing perusahaan untuk suatu organisasi pada industri tertentu.
d. Mengembangkan strategi
Strategi bisnis adalah strategi yang di tunjukan untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Strategi harus memfokuskan pada tiga karakteristik internal perusahaan: core competence (kompetensi utama), sinergi, orientasi menciptakan nilai.
2. Pelaksanaan
Fungsi kepemimpinan strategis:
a. Mencapai tugas bersama
Manajer strategis harus bisa memobilisasi individu dan kelompok dalam organisasi untuk mengerjakan tugas bersama untuk mencapai tujuan tertentu.
b. Memotivasi dan mengenbangkan individu
Manajer staregis perlu memotivasi individu dalam organisasi dan mengembangkan potensi individu tersebut.
c. Membangun dan menjaga kelompok
Manajer strategis perlu meningkatkan efektifitas kelompok untuk mencapai tujuan organisasi.
3. Evaluasi Kepemimpinan Strategis
Evaluasi perlu di lakukan untuk meningkatkan efektifitas kepemimpinan strategis.
Alasan kepemimpinan strategis gagal:
a. Kurang fokus
Kurangnya fokus menyebabkan dampak negatif terhadap organisasi. Pertama karena tidak ada fokus, manajer tidak bis amemprioritaskan energi dan waktunya, kedua, karena kurangnya fokus , idak ada agenda yang jelas dan agenda individu mulai bermunculan.
b. Strategi dan taktik yang kurang efektif
Strategi dan taktik bisa tidak berjalan efektif karena strategi yang kurang baik dan juga bisa karena pelaksanaan strategi tersebut (taktik) yang tidak baik.
c. Pandangan yang penting
Salah satu pandangan yang sempit adalah terlalu memfokuskan pada tujuan jangka pendek dengan mengorbanka tujuan jangka panjang.
Sumber : Doc. Pribadi Manajemen M9
No comments:
Post a Comment