PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa )
>>Sekilas tentang Lahirnya PBB
Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lahir pada 24 Oktober 1945 di San Francisco, para pendiri organisasi tersebut bercita-cita agar suatu hari umat manusia terhindar dari pecahnya perang dunia ketiga.
Mengapa cita-cita demikian baru muncul ketika itu? Hal ini tentu bukanlah tanpa alasan. Cita-cita ini disebabkan antara lain karena pada saat itu dua kali perang dunia yang dahsyat dan sangat menyengsarakan umat manusia baru saja berakhir. Perang Dunia I, yang berlangsung tahun 1914-1918, menelan lebih dari 15 juta jiwa! Dan Perang Dunia II (1939-1945) memakan korban yang lebih banyak lagi: lebih dari 50 juta jiwa melayang! Belum lagi kerugian fisik lain yang ditimbulkan. Jumlah ini tentu besar sekali, apalagi waktu itu penduduk Bumi belum sebanyak sekarang...
Karena itu pada Oktober 1945, berkumpullah wakil dari 51 negara di San Fransisco, Amerika Serikat, untuk mendirikan PBB. Seluruh negara yang mengirim wakilnya itu memiliki keinginan untuk menciptakan dunia yang damai melalui kerja sama internasional dan keamanan bersama.Hingga hari ini, hampir semua negara di dunia menjadi anggota PBB. Total anggota adalah sebanyak 192 negara.
Mengapa PBB Didirikan pada Waktu itu?
Telah disinggung bahwa PBB didirikan antara lain karena di masa itu ada trauma atas dahsyatnya perang dunia. Ide untuk membentuk organisasi seperti PBB bukanlah yang pertama kali. Ketika Perang Dunia I baru berakhir (1918), pernah muncul ide untuk mendirikan organisasi bernama Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dengan tujuan mencegah terulangnya perang dunia.Awalnya, LBB diprakarsai oleh sekelompok orang dari Perancis, Afrika Selatan, Inggris dan Amerika Serikat. Pada waktu pembentukannya, LBB mempunyai 42 negara anggota. Dua puluh enam di antaranya bukan negara Eropa. Kemudian keanggotaan itu berkembang, hingga mencapai 57 negara.
Lantas, apa yang ingin dicapai LBB?
Pertama, LBB ingin memelihara perdamaian. Caranya yaitu dengan melakukan aksi kolektif negara-negara anggotanya dalam menyelesaikan sengketa terkait keamanan dan perdamaian. LBB mengupayakan cara-cara konsiliasi dan arbitrasi. Terkadang sanksi ekonomi dan militer juga diterapkan. Dengan kata lain, tiap anggota LBB akan berupaya agar tidak ada anggota lain yang melakukan agresi.Tujuan kedua, LBB ingin mendorong kerja sama internasional di bidang ekonomi dan sosial
Mengapa LBB Gagal?
Ketika Perang Dunia II pecah (1939), LBB dinilai gagal mencapai tujuan utamanya, yaitu memelihara perdamaian. Ini karena LBB tidak mempunyai kekuatan militer yang independen. Ia bergantung pada kontribusi anggota-anggotanya, dan para anggota itu sendiri tidak ada yang berkenan menerapkan sanksi terhadap anggota lain, baik ekonomi maupun militer. Sedangkan sanksi moral saja tidaklah cukup. Mungkin ini bisa diilustrasikan seperti "ada peraturan, tapi tidak ada polisi dan pengadilan..."
Beberapa negara besar kala itu juga tidak mendukung Liga ini secara maksimal. Misalnya, Amerika Serikat tidak pernah menjadi anggota LBB; sementara Jerman menjadi anggota selama 7 tahun mulai 1926 dan Uni Soviet lima tahun mulai 1934. Jepang dan Italia keluar dari keanggotaan pada tahun 1930.
Lalu siapa yang menjadi tumpuan Liga ini? Otomatis hanya dua negara terkuat, yaitu Inggris dan Perancis. Dan keduanya enggan untuk melakukan usaha yang terlalu berat bagi semua pihak.
Memang waktu itu kondisi dunia jauh berbeda dari sekarang. Sangat sulit di masa itu bagi negara-negara independen untuk terbiasa dengan aturan sebuah organisasi.
Sekarang kondisi dunia tentu berbeda. Sebuah badan internasional kini bisa beroperasi karena adanya dukungan teknologi dan sarana komunikasi jauh lebih baik. Koordinasi dan kerja sama untuk kemajuan ekonomi dan sosial menjadi penting
Proses Pembentukan PBB
Sewaktu PD II masih berkecamuk, para pemimpin Inggris, China, Amerika Serikat dan Uni Soviet, di bawah tekanan masyarakat, telah mendiskusikan tentang masa depan dunia setelah perang usai.Di tahun 1944, wakil-wakil keempat negara tersebut bertemu di Dumbarton Oaks, Washington, DC, untuk menyusun persiapan dibentuknya suatu organisasi internasional.Ketika PD II menjelang berakhir, antara April dan Juni 1945, ada 50 negara yang mengirimkan wakil ke San Francisco untuk membuat naskah final piagam pembentukan suatu kerja sama internasional. Piagam ini ditandatangani pada 26 Juni oleh 50 negara. Polandia, negara ke-51 yang waktu itu tidak dapat mengirimkan wakil, tetap dianggap sebagai anggota asli.
Dilakukan PBB
Telah disebut di atas, saat ini PBB mempunyai 192 negara anggota. Setiap tahun wakil dari negara-negara tersebut berkumpul dalam Sidang Majelis Umum (SMU) PBB, yang bentuknya hampir menyerupai sebuah parlemen dunia. Dalam Sidang ini, tiap negara mempunyai satu suara. Tidak terkecuali negara besar maupun kecil, semua sama. PBB tidak membedakan suatu bangsa berdasarkan ras, bahasa, maupun agama.
Hasil dari SMU dinamakan Resolusi Sidang Majelis Umum PBB. Meski tidak bersifat mengikat, resolusi ini sangat penting karena menjadi cermin perhatian para pemerintah dunia atas permasalahan dihadapi umat manusia.
PBB berusaha agar semua negara di dunia secara bersama-sama menempuh cara-cara damai dalam menyelesaikan masalah mereka. Karena itu, PBB juga mengupayakan agar hubungan antarbangsa di dunia berlangsung secara bersahabat. Artinya, PBB mendorong supaya masalah yang timbul dalam interaksi internasional sedapat mungkin diselesaikan tanpa kekerasan.
PBB juga berjuang untuk menciptakan aturan bagi penerbangan sipil dan telekomunikasi. Tujuannya adalah untuk melindungi para pemakai jasa tersebut. Selain itu PBB juga memimpin upaya kampanye melawan penyelundupan obat-obatan terlarang dan terorisme.
Di seluruh dunia, PBB beserta badan-badannya berupaya melindungi para pengungsi; mengadakan program untuk memberantas ranjau darat; mencegah kelaparan dan melawan AIDS.
Kerja sama ekonomi dan sosial internasional juga sangat diperhatikan dalam pembentukan PBB. Karena, kondisi ekonomi dan sosial yang stabil adalah syarat penting terciptanya perdamaian antarbangsa.
Kantor Pusat PBB berada?
Markas besar PBB terletak di New York, Amerika Serikat. Namun karena PBB adalah sebuah organisasi internasional beranggotakan negara-negara berdaulat, seluruh kantor dan tanah tempat PBB berlokasi diakui sebagai wilayah internasional. Ini meliputi juga markas PBB di Eropa, yang berkedudukan di Jenewa, Swiss. Juga kantor-kantor PBB lain yang terdapat di Wina, Austria; Addis Ababa, Ethiopia; Amman, Yordania; Bangkok, Thailand; dan Santiago, Chile.
Tujuan Didirikannya PBB?
Berdasarkan Piagam pembentukannya, PBB mempunyai empat tujuan utama, yaitu:
1. Memelihara perdamaian dan keamanan dunia;
2. Membangun hubungan damai dan kerja sama antara negara-negara di dunia;
3. Bekerja sama dengan negara-negara anggotanya dalam pemecahan masalah-masalah internasional, dan
4. Mendorong penghormatan hak asasi manusia.
Selain itu, PBB juga berperan sebagai pusat untuk mengharmonisasikan upaya-upaya semua negara di dunia dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut.Namun demikian, PBB bukan sebuah ‘pemerintahan global’. PBB bukan negara. Karena itu PBB tidak membuat hukum. Meski begitu, PBB menyediakan jalan dan cara untuk membantu menyelesaikan konflik-konflik internasional dan untuk merumuskan kebijakan yang akan berdampak bagi kita semua, seluruh umat manusia
Azas PBB
1. atas dasar persamaan kedaulatan dari semua anggota 2. semua anggota harus memenuhi kewajiban mereka dgn ihlas sebagaimana tercantum dlm piagam PBB. 3. semua anggota harus menyelasikan persengketaan internasional dengan damai 4. semua anggota harus mengihindari penggunaan ancaman dan kekerasaan terhadap negara-negara lain. 5. semua anggota membantu PBB dalam tindakan yang diambil berdasrkan piagam PBB 6. PBB akan menjaga agar negara yang bukan anggota PBB bertindak sesuai dengan azas-azas PBB 7. PBB tidak akan campur tangan masalah dalam negara masing –masing negara anggota.
Badan Perlengkapan PBB
1. Majelis Umum PBB atau Sidang Umum PBB 2. Dewan Keamanan PBB 3. Dewan Ekonomi dan Sosial 4. Dewan Perwalian PBB 5. Mahkamah Internasional ( International Court of Justice) 6. Sekretariat PBB
Sumber : Modul PKn Kls XI Semester Genap Oleh Suhadi, S.Pd.

No comments:
Post a Comment