Monday, October 3, 2016

Mengelola Konflik dalam MANAJEMEN BISNIS

Mengelola Konflik
Konflik adalah ketidaksepakatan antara dua atau lebih anggota organisasi atau kelompok.Biasanya, konflik dipandang sebagai sesuatu yang harus dihindari.Akan tetapi,pandangan baru menganggap konflik sebagai sesuatu yang harus dikelola.
MANAJEMEN BISNIS

      
       A.    Tipe-Tipe Konflik
Berdasarkan cakupan dalam organisasi, konflik bisa dikelompokkan dalam konflik interpersonal, konflik intragroup, konflik intergroup, dan konflik interorganisasional. Adapun penjelasannya yaitu:
1. Konflik Interpersonal   : Konflik antar orang-orang yang berada dalam satu organisasi.
1. Konflik Intragroup       : Konflik yang terjadi dalam kelompok,tim,atau departemen tertentu.
2. Konflik Intergroup            : Konflik yang terjadi dalam departemen ,kelompok,atau tim.
3. Konflik Interorganisasional     : Konfik yang terjadi antar organisasi.

     B.     Penyebab Konflik
Konflik dalam organisasi dapat disebabkan oleh struktur atau desain organisasi,penyebab lainnya berkaitan dengan individu atau kelompok.
     
     C.     Manajemen Konflik
1. Mendorong Konflik
Konflik yang sehat sebenarnya diperlukan dalam organisasi,karena konflik yang sehat dapat meningkatkan produktivitas.Tidak ada konflik justru tidak baik karena akan memeatikan kreatifitas,namun konflik yang berlebihan juga tidak baik sehat karena cenderung destruktif.
2. Mengurangi Konflik
Pengurangan konflik bertujuan untuk mendinginkan situasi meskipun tidak memecahkan sumber yang mendorong konflik.
3. Mengatasi konflik
Terdapat tiga jenis pemecahan konflik yaitu dominasi atau penekanan,kompromi,dan pendekatan integratif.

     D.    Srategi Mengelola Konflik : Fokus pada individu dan organisasi
1.Strategi Berfokus pada Individu
Stategi penanganan konflik berfokus pada individu bisa dilakukan melaui cara:
a.  Meningkatkan kesadaran mengenai sumber konflik.
b.  Meningkatkan kesadaran adanya kebeeragaman dan meningkaatkan ketrampilan         mengelola keberagaman.
c.  Memberikan rotasi pekerjaan dan penugasan sementara.

2. Strategi Berfokus pada Orgaisasi
Strategi penanganan ini memfokuskan penanganan pada level organisasi, dilakukan melalui cara-cara berikut:
a. Stuktur organisasi
b. Struktur budaya
c. Sumber konflik

    E.     Negosiasi untuk Mengelola Konflik
1. Negosiasi dan Karakternya
Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak bertemu dan berkomunikasi dengan berbagai media komunikasi untuk memecahkan masalah. Dalam negosiasi, pihak-pihak yang sedang berkonflik akan memunculkan alternatif-alternatif untuk mengatasi konflik yang terjadi. Banyak faktor yang menentukan keberhasilan negosiasi, faktor tersebut antara lain:
a. Proses komunikasi.
b. Isi penawaran dan respon terhadap penawaran tersebut.
c. Ketergantungan dan kepercayaan antar pihak yang bernegosiasi.
d. Nilai-nilai dan lingkungan sosial.
2. Tipe-Tipe Negoisasi
Terdapat dua tipe negosiasi yaitu negosiasi distributif dan negosiasi integratif.
3. Strategi untuk Mendorong Negosiasi Integratif
Terdapat beberapa strategi untuk mendorong negosiasi integratif yaitu:
a.Menekankan tujuan yang lebih besar (superordinate goals).
b.Memfokuskan pada masalah.

c.Memfokuskan pada tujuan bersama.


Sumber : Doc.Pribadi Review M8SMT1

No comments:

Post a Comment